Linen Housekeeping Jakarta
December 26, 2017
Sejarah Linen
December 27, 2017

Jenis-Jenis Linen

Linen merupakan salah satu jenis kain yang terbuat dari tanaman rami. Kain linen merupakan salah satu kain yang istimewa karena tampilannya yang cantik, halus ketika disentuh dan terlihat berkilau. Kain yang identik dengan warna putih ini memiliki beragam karakteristik yang menjadikannya semakin istimewa. Salah satu karakteristik kain linen adalah kain linen merupakan kain yang terbuat dari serat nabati terkuat dan memiliki ketebalan yang konsisten dibandingkan kain dengan serat alami lainnya.

Linen memiliki berbagai jenis dengan karakteristik yang berbeda-beda berdasarkan teksturnya. Oleh karena jenisnya yang bermacam-macam, dibutuhkan kecermatan untuk memilih mana linen yang tepat untuk dijadikan produk-produk tertentu. Apabila salah dalam memilih linen untuk dijadikan suatu produk, akan mengurangi kenyamanan ketika digunakan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai karakteristik linen, berikut adalah jenis-jenis linen yang harus Anda ketahui:

  1. Linen Halus

Dilihat dari namanya, kain linen halus memiliki tekstur yang halus. Tekstur halus tersebut didapatkan dari cara penyusunannya yang secara umum dibuat dengan cara dirajut longgar. Melalui teknik merajut longgar tersebut didapatkan kain yang mampu menyerap air dengan baik, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai material dasar pembuatan handuk.

  1. Linen Kasar

Linen kasar memiliki tekstur yang berkebalikan dengan linen halus. Kain jenis ini umumnya memiliki tekstur yang kaku. Jenis linen ini jarang digunakan dalam hospitality industry karena teksturnya tersebut.

  1. Linen Cambric

Linen cambric merupakan jenis kain hasil tenun yang tipis dan polos. Apabila dilihat dari namanya, kain ini berasal dari Cambria yang merupakan tempat awal diproduksinya kain linen ini. Dengan teksturnya yang tipis, umumnya kain linen cambric digunakan sebagai material utama pembuat sapu tangan, pakaian dan serbet.

  1. Linen Huckaback

Linen huckaback berbeda dari kain linen lainnya. Kain jenis ini merupakan perpaduan antara kain linen murni dengan katun. Umumnya untuk menyusun linen huckaback perlu digunakan teknik tenun dengan tangan dan disusun dengan benang-benang twisted yang halus. Linen huckaback sangat cocok untuk dijadikan berbagai macam handuk dan keset.

  1. Linen Plain Woven

Kain plain woven dapat juga disebut dengan handuk gelas karena fungsi utamanya adalah sebagai pengelap gelas. Linen plain woven umumnya terdiri dari pola kotak-kotak dengan warna dasar putih bersih. Terkadang terdapat warna merah atau biru ataupun perpaduan keduanya pada pola kotak-kotaknya.

  1. Linen Damask

Linen damask merupakan salah satu jenis kain linen yang dibuat dengan cara ditenun. Materialnya disusun atas dua serta yaitu linen dan satin. Kain linen damask memiliki tekstur yang sangat halus. Kain linen ini dapat dikenal karena memiliki pola bunga yang besar.

  1. Linen Holland

Kain linen hollan merupakan jenis linen yang mirip dengan linen halus karena teknik tenunnya yang dibuat longgar. Kain linen holland dibuat dengan mancampurkan pati dan minyak sehingga menghasilkan kain yang memilki tampilan agak buram dan tidak mudah tertembus sinar matahari. Kain jenis ini sangat cocok digunakan sebagai tirai jendela dan penutup lampu.

Setelah mengetahui tentang jenis-jenis linen berdasarkan teksturnya, inilah saatnya Anda memilih produk-produk linen yang tepat untuk mempercantik kamar hotel dan memberikan kenyamanan maksimal pada tamu yang datang ke hotel Anda. Untuk mendapatkan produk linen berkualitas Anda tidak perlu bingung, karena Namora Linen Hotel menyediakan berbagai produk linen yang cocok untuk ditempatkan di berbagai jenis kamar hotel maupun restoran, lounge dan bar yang Anda miliki. Dengan harga yang terjangkau dan tentunya dengan kualitas material yang terbaik, Namora Linen Hotel senantiasa mengutamakan kepuasan Anda terhadap produk-produk kami. Ayo segera beli di Namora Linen Hotel.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *